
Sukses di negaranya yaitu Cina (Tiongkok), Wuling mencoba
untuk menjajal pasar di segmen MPV di Indonesia. Adalah PT SGMW Motor Indonesia
yang merupakan pewakilan perusahaan pabrikan Wuling di Indonesia. Di lahan yang
dibangun untuk pabrik mereka seluas 60 ha di Kawasan Greenland International
Industrial Center (GIIC) di Cikarang, Bekasi, dengan kapasitas produksi 120.000
unit pertahun dan 3000 karyawan, membuktikan bahwa mereka benar benar tidak
main-main dan yakin bisa bersaing di pasar otomotif Indonesia.

Pabrik Wuling di Cikarang
"Pembangunan pabrik pertama Wuling Motors di luar
Tiongkok menunjukkan komitmen kuat dan jangka panjang kami untuk memasuki pasar
Indonesia. Dengan total pekerja lokal sebanyak 3.000 orang, kami pun siap untuk
berkontribusi menumbuhkan perekonomian Indonesia, khususnya industri
otomotif," kata Presiden SGMW Motor Indonesia, Xu Feiyan, di acara
peresmian pabrik Wuling Motors, di Cikarang, Selasa (11/7).
Di negaranya, mereka memberi nama Wuling Hongguang. Menurut Autoguide.com, Minggu (12/3/2017),
Asosiasi Mobil Penumpang China (China Passenger Car Association/CPCA) merilis
10 model mobil yang paling populer di negeri tirai bambu tersebut. Pemilihan didasarkan
pada angka penjualan, dan Wuling
Hongguang, adalah terlaris (nomor 1). Mobil tujuh penumpang ini, penjualannya
mencapai 650.018 unit, lebih dari setengah total penjualan mobil di Indonesia
dalam satu tahun…… waaawww angka yang sangat fantastis … Pada posisi kedua dan
ketiga ada Great Wall Haval H6 (580.683 unit), lalu VW Lavida 478.699 unit.

Wuling Hongguang
Mengenai nama, untuk di Indonesia mereka sadar nama tersebut
kurang familiar, atau mungkin identik dengan merek roti ‘Kong Guan’. Mereka menamakan produk pertama yang
diproduksi ini dengan sebutan Wuling
Confero, yang resmi diperkenalkan di ajang GIIAS 2017 di Indonesia
Convention Exhibition (ICE) - BSD Tangerang bulan Agustus lalu.
Wuling sendiri mulai di perkenalkan di Indonesia di ajang
Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016 di BSD Tangerang. Waktu
itu diperkenalkan masih menggunakan nama aslinya, yaitu Wuling Hongguang.
Di antara hal yang sangat menggembirakan dan menarik
perhatian ialah, Wuling akan menempatkan dirinya di segmen MPV yang dihuni oleh
Avanza, Xenia, Mobilio, Ertiga, dan lain-lainnya, namun dengan harga mobil
sekelas LCGC di bawah 200jt-an. Bahkan Wuling masih jauh di bawah 200jt (OTR
Jakarta).
Logikanya kurang lebih begini: Anda memiliki anggaran untuk
membeli Toyota Agya, rupanya yang didapat adalah Avanza, atau anda memiliki
anggaran untuk membeli Daihatsu Ayla, namun yang didapat adalah Xenia, atau
anda memiliki anggaran untuk membeli Brio, namun yang didapat adalah Mobilio. Bahkan
mungkin bisa dikatakan lebih dari itu semua. Menarik bukan?
Wuling Confero S di ajang GIIAS 2017 Tangerang
Keseriusan pabrikan asal Tiongkok ini tidak berhenti di situ saja,
sebagaimana dikatakan oleh Hilarrius Satrio, salah seorang Reviewer dari
Autonetmagz dalam video reviewnya, meskipun mobil ini di bawah 200 jutaan,
fitur-fitur dan built quality nya di ekterior sungguh luar biasa. Ketebalan bahan
plat juga cukup diacungi jempol. Pengerjaan mobil ini sungguh sangat rapih, tidak
ada cat-cat yang meluber pada kap mesin dan lain-lain seperti mobil keluaran
Hon…. J,…
Rem cakram seluruh roda, sistem pengereman ABS (untuk tipe tertentu), dan
ruangan kabin yang cukup luas, lebih luas sedikit daripada Mitsubishi Xpander
yang harganya jauh lebih tinggi. Untuk menutup kaca jendela cukup menggunakan remot yang ada
pada kunci mobil, satu fitur yang tidak ada di rival-rival sekelasnya. Cukup
mengagumkan bukan?..
Pokoknya masih banyak lagi lah kelebihannya kalau mau
diceritain mah … Eta terangkanlah… Menurut
kami, mobil ini mengusung “MURAH TAPI TIDAK MURAHAN”, dan itu dibuktikan
sendiri oleh para pereview mobil yang biasanya nongol di Youtube seperti Mas Satrio tadi, Om Mobi, Om Fitra, Om Sultan
(Ridwan Hanif), dan lain-lain.
Bagi kami sendiri, ada satu sisi yang sedikit kami kurang suka,
walaupun sebenarnya itu tidak terlalu signifikan, yaitu modelnya yang seperti
Kijang era 80-90an (desain agak klasik sedikit), bahan-bahan interior yang semuanya
berwarna cerah (warna apa itu ya?..) yang sangat mudah terlihat kucel (kumel)
bila terkena kotor apalagi sering bawa anak-anak, makanan dan minuman, serta
transmisinya hanya manual, belum ada pilihan automatic.
Bagaimana? Apakah anda tertarik dengan mobil ini...? Silahkan komen di bawah ya ...
Bagaimana? Apakah anda tertarik dengan mobil ini...? Silahkan komen di bawah ya ...

Posting Komentar